SMPN 4 Ponorogo Go Digital, Winarti Luncurkan E-Moncer dan Karya Kreatif Siswa

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – SMP Negeri 4 Ponorogo terus mendorong transformasi pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan kreativitas siswa. Upaya tersebut ditandai dengan peluncuran program Smart Digital School, aplikasi E-Moncer, serta buku antologi cerpen dan komik karya siswa, Senin (26/10/2026).
Kepala SMPN 4 Ponorogo, Winarti, M.Pd., menjelaskan, kegiatan yang berlangsung di sekolah setempat, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 92, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Ponorogo, itu juga dirangkai dengan upacara bendera dan penyerahan bantuan bola voli dari Polres Ponorogo.
“Pagi ini ada beberapa kegiatan, yakni upacara bendera dengan inspektur upacara Kapolres Ponorogo, pemberian bantuan bola voli, peluncuran buku karya siswa berupa antologi cerpen dan komik, serta peluncuran aplikasi E-Moncer,” jelas Winarti.
Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah aplikasi E-Moncer yang dirancang untuk mendukung tata kelola sekolah. Aplikasi ini memiliki sejumlah fitur, di antaranya jurnal pembelajaran, presensi guru dan karyawan, buku tamu daring, pencatatan pelanggaran siswa, serta Examora untuk mendukung proses penilaian.
Melalui sistem tersebut, pengelolaan administrasi sekolah diharapkan semakin tertata dan efisien. Digitalisasi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Selain itu, peluncuran buku antologi cerpen dan komik menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas siswa. Melalui karya tersebut, pelajar didorong mengembangkan kemampuan menulis, imajinasi, dan keberanian menyampaikan gagasan.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa, S.H., S.I.K., M.H., yang bertindak sebagai inspektur upacara, Wakapolres Ponorogo Kompol Try Widyanto Fauzal, S.I.K., M.Si., jajaran pejabat utama Polres Ponorogo, dewan guru, serta para siswa.
Dalam amanatnya, Kapolres mengingatkan para pelajar agar menjaga kedisiplinan, menjauhi narkoba, menaati ikrar pelajar, serta bijak menggunakan media sosial. Siswa juga diimbau tidak terlibat perundungan maupun penyebaran berita bohong.
Winarti berharap, pengembangan Smart Digital School dapat menjadikan SMPN 4 Ponorogo sebagai lingkungan pendidikan yang semakin adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu berjalan beriringan dengan kreativitas, kedisiplinan, dan pembentukan karakter agar sekolah tidak hanya menghasilkan siswa yang cakap secara akademik, tetapi juga siap menghadapi tantangan masa depan.(*)