DPC Garda Satu Ponorogo, Dorong Evaluasi SPMB, Biar Lebih Transparan dan Tidak Koruptif

DPC Garda Satu Ponorogo, Dorong Evaluasi SPMB, Biar Lebih Transparan dan Tidak Koruptif

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SMPB) di Ponorogo yang menjadi perhatian publik. Salah satunya dari Budiono, Ketua DPC Garda Satu Ponorogo, ia menilai kurangnya penjelasan yang mendasar terkait penilaian untuk menentukan peserta yang lolos di semua jalur pendaftaran menjadi pemicu pertanyaan publik.

Budiono atau lebih dikenal dengan Pak B, meminta pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Ponorogo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap SPMB 2026 baik SD, SMP, maupun SMA yang belakangan memicu pertanyaan publik.

“Adanya gejolak pertanyaan berarti ada ruang yang perlu diperbaiki. Proses SMPB tidak terpaku pada hasil akhirnya, namun penjelasan yang mendasar tentang sistim penilaian dalam SPMB harus benar-benar dipahami oleh masyarakat, jauh sebelum pendaftaran dibuka,” ujarnya. Rabu, (24/6).

Hal ini akan berbeda efeknya terhadap publik, ketika masyarakat paham secara utuh tentunya, akan menerima hasil seleksi SPMB, namun ketika tidak memahami secara mendasar, tentunya masyarakat akan menganggap SPMB tidak transparan, tidak adil, tidak proporsional, tidak profesional dll.

Ia menegaskan bahwa kritikan ini tidak bermaksud menyudutkan pihak sekolahan, namun sebagai dorongan untuk adanya evaluasi mendalam atas pelaksanaan SPMB tahun 2026 di Ponorogo, agar kepercayaan terhadap dunia pendidikan tetap terjaga dengan baik. Sehingga tidak ada persoalan ketika hasil SPMB diumumkan.

Sekali lagi penting sekali penjelasan sebelum pelaksanaan pendaftaran SMPB, pihak sekolahan atau dinas terkait, untik memberikan penjelasan secara mendasar dan sangat rinci terkait cara pendaftaran, cara penilaian, mekanisme penerimaan, bagaimana bila tidak terpenuhi kuota di salah satu jalur pendaftaran, bagaimana skala prioritas sekolah, dan lain-lain.

“Semua harus dipahami oleh masyarakat terutama pihak pendaftar, jauh sebelum pelaksanaan pendaftaran dibuka, biar tidak ada beda persepsi antara panitia SPMB dengan pihak pendaftar atau masyarakat luas, semoga kedepan pelaksanaan SPMB lebih tertata dengan sistim yang lebih baik, tanpa adanya perilaku yang korupttif,” pungkas Pak B, Ketua DPC Garda Satu Ponorogo. (*)