Humas SMAN 1 Ponorogo, Terangkan Mekanisme SPMB Jalur Prestasi Non Akademik

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Banyaknya pertanyaan publik terkait Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 pada jalur prestasi non akademik yang dianggap kurang transparan dan proporsional. Humas SMAN 1 Ponorogo memberikan klarifikasi.
Humas SMAN 1 Ponorogo, mengatakan bahwa dalam penerimaan murid baru, pihak sekolah berorientasi pada bidang prestasi yang sudah dimiliki oleh siswa kelas XI maupun XII. Dengan demikian pihak sekolahan memakai skala prioritas berdasarkan prestasi yang belum dimiliki maupun untuk melengkapi bidang prestasi yang sudah ada.
“Jadi dengan 13 kuota untuk prestasi non akademik, tidak mungkin mengambil di semua bidang prestasi,” tegasnya, Rabu, (24/3).
Untuk itulah pihak sekolah memakai skala prioritas, agar bidang prestasi yang dimiliki oleh sekolahan semakin lengkap.
Lebih detail, ia mencontohkan misalkan pihak sekolah sudah memiliki 5 pemain voli, maka akan mengambil satu siswa lagi yang mempunyai prestasi di olahraga bola voli melalui jalur prestasi non akademik.

Misalkan juga, pihak sekolahan belum memiliki siswa dalam bidang prestasi robotik, maka pihak sekolahan akan mengambil bidang prestasi itu, biarpun hanya dengan satu sertifikat.
Contoh lain, misal ada pendaftar melalui jalur prestasi non akademik dengan banyak sertifikat dan mendapat nilai tinggi, bisa tidak diterima karena tidak masuk skala prioritas.
“Jadi perangkingan berdasarkan skala prioritas dan penilaiannya kualifikasi sertifikat,” tambahnya.
Ia menegaskan biarpun nilainya tinggi namun tidak masuk skala prioritas, maka kesempatan diterima sangat kecil. Namun biarpun nilainya kecil tapi masuk skala prioritas, akan memiliki peluang diterima yang lebih besar.
“Semoga keterangan ini bisa meluruskan banyaknya asumsi terkait penilaian jalur prestasi non akademik di SMAN 1 Ponorogo,” pungkasnya. (*)