Dojo Cakra Wira Fighting Club Ukir Prestasi Gemilang di Madiun Open 4, Bawa Pulang 21 Medali

SIMETRIS NEWS, PONOROGO– Prestasi membanggakan kembali ditorehkan atlet-atlet muda Dojo Cakra Wira Fighting Club, Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo. Turun dalam ajang Kejuaraan Jujitsu Madiun Open 4 yang digelar pada 2–4 Oktober 2026 di Auditorium Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun, kontingen Cakra Wira sukses membawa pulang 21 medali.
Perolehan tersebut terdiri dari 7 medali emas, 9 medali perak, dan 5 medali perunggu. Hasil ini menjadi bukti kerja keras para atlet serta proses pembinaan yang selama ini dilakukan secara konsisten di Dojo Cakra Wira Fighting Club.
Di bawah binaan dan kepelatihan Danang Choirul Ikfani, para atlet Cakra Wira tampil penuh percaya diri dan mampu bersaing dengan atlet jujitsu dari berbagai daerah. Mereka tidak hanya mengandalkan kemampuan teknik, tetapi juga menunjukkan keberanian, disiplin, serta sportivitas selama pertandingan.
Tujuh medali emas masing-masing diraih Syahdan Asfar As Shidiq kelas U14 -38 Kg, Stefany Clara Saputri U12 +48 Kg, Assyifa Farzana Yumna Syahroni U10 +40 Kg, Nainka Kanaya Araretha U14 -40 Kg, Azalea Safa Deamora Arifin U12 -36 Kg, Ayundha Dewi Kartika U10 -28 Kg, serta Shalomifita Bilqis Azhara U14 -48 Kg.
Sementara itu, sembilan medali perak dipersembahkan oleh Mars Louis Rafael, Fatan Mahira Alfarizqi, Mohamad Tito Brilian Destranaga, Mutiara Khanzya Azzahroo, Aura Zahwa Meigha Radisti, Trisna Bella Nur Fela Edlyn, Fayola Khanza Aisyifara, Assyfa Azalea Yusfina Hermawan, dan Nagita Risma Selomita.
Sedangkan lima medali perunggu diraih Nevan Faustin Rizq, Muhammad Leo Putra Mustofa, Novian Fahreza Putra, Aysha Faiha ‘Adawiyatul Azzahra, serta Bellvania Andara Jatikusuma.
Capaian 21 medali tersebut tidak hanya menjadi catatan prestasi bagi Dojo Cakra Wira Fighting Club, tetapi juga menjadi gambaran hasil dari proses latihan yang dijalani para atlet secara disiplin dan berkelanjutan.
Bagi para atlet muda, kejuaraan tersebut juga menjadi momentum penting untuk mengasah mental bertanding. Mereka mendapatkan pengalaman menghadapi lawan dari berbagai daerah sekaligus belajar mengenai keberanian, sportivitas, tanggung jawab dan bagaimana mengelola tekanan ketika berada di atas matras.
Pelatih Dojo Cakra Wira Fighting Club, Danang Choirul Ikfani, mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah tampil maksimal dalam kejuaraan tersebut.

Menurutnya, pencapaian atlet tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang berhasil diraih. Lebih dari itu, keberanian untuk bertanding, kedisiplinan dalam berlatih dan kemauan untuk terus berkembang merupakan bagian penting dari proses pembentukan seorang atlet.
“Medali adalah hasil dari proses. Yang paling penting adalah keberanian untuk bertanding, disiplin dalam berlatih, dan kemauan untuk terus berkembang. Terima kasih kepada seluruh atlet, orang tua, dan semua pihak yang telah mendukung perjuangan Dojo Cakra Wira Fighting Club,” ujar Danang.
Dojo Cakra Wira Fighting Club yang berada di Desa Carat, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo, selama ini terus mendorong pembinaan atlet-atlet muda melalui latihan yang disiplin dan berkesinambungan.
Raihan 21 medali di Madiun Open 4 diharapkan menjadi suntikan motivasi bagi seluruh atlet untuk terus meningkatkan kemampuan. Prestasi tersebut sekaligus menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dengan semangat “Bersama Melangkah, Meraih Prestasi”, Cakra Wira Fighting Club berkomitmen untuk terus membina dan mencetak atlet-atlet jujitsu berprestasi dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, disiplin, persaudaraan, keberanian dan pantang menyerah.
Cakra Wira Fighting Club — Berlatih dengan Disiplin, Bertanding dengan Keberanian, Berprestasi dengan Kehormatan.(*)