Ponorogo Bidik 10 Besar POPDA Jatim 2026, Berangkatkan 137 Atlet

|
28 Oktober 2026
|
Ponorogo Bidik 10 Besar POPDA Jatim 2026, Berangkatkan 137 Atlet

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Pemerintah Kabupaten Ponorogo resmi memberangkatkan kontingen untuk berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpiade Pelajar Daerah (PEPARPEDA) Jawa Timur 2026. Sebanyak 137 atlet disiapkan untuk berkompetisi dan membawa nama baik Kabupaten Ponorogo di tingkat provinsi.

Pelepasan kontingen dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ponorogo, Dr. Agus Sugiharto, yang mewakili Bupati Ponorogo, di Pendopo Kabupaten Ponorogo, Rabu (28/10/2026). Acara tersebut diikuti para atlet, pelatih, manajer, serta pihak-pihak yang terlibat dalam persiapan kontingen.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Disbudparpora Ponorogo sekaligus Ketua Tim Kontingen Ponorogo, Wakhid Purwanto, menyampaikan bahwa POPDA dan PEPARPEDA merupakan agenda olahraga pelajar yang digelar setiap dua tahun sekali. Menurutnya, keikutsertaan tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan capaian prestasi atlet pelajar Ponorogo.

“Pada POPDA tahun 2024, Ponorogo memberangkatkan sekitar 74 atlet. Tahun ini jumlah atlet meningkat menjadi 128 atlet untuk POPDA dan sembilan atlet untuk PEPARPEDA. Kami berharap peningkatan ini bisa diikuti dengan hasil pertandingan yang lebih baik,” jelas Wakhid.

Rangkaian kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 29 Oktober hingga 11 November 2026. Kabupaten Ngawi ditunjuk sebagai tuan rumah utama, sedangkan sejumlah pertandingan lainnya digelar di Surabaya dan Kota Madiun karena keterbatasan fasilitas atau venue olahraga di Ngawi.

Secara keseluruhan, kontingen Ponorogo mengikuti 28 cabang olahraga. Selain 128 atlet POPDA dan sembilan atlet PEPARPEDA, tim juga diperkuat 39 pelatih pendamping POPDA serta delapan pelatih pendamping PEPARPEDA.

Sejumlah cabang olahraga yang diikuti antara lain atletik, pencak silat, renang, selam, tinju, gulat, judo, panahan, tenis meja, tenis lapangan, karate, petanque, balap sepeda, bulu tangkis, mixed martial arts (MMA), bola voli indoor, bola voli pantai, bola basket, panjat tebing, dan sepak takraw.

Target Naik Peringkat, Ponorogo Bidik 10 Besar

Peningkatan jumlah atlet menjadi salah satu modal bagi Ponorogo untuk memperbaiki posisi pada klasemen akhir. Pada penyelenggaraan tahun 2024, Ponorogo menempati peringkat ke-26 di Jawa Timur. Kali ini, kontingen menargetkan mampu menembus posisi 10 besar.

Wakhid berharap persiapan yang telah dilakukan dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk tampil maksimal di setiap pertandingan. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik, kedisiplinan, serta fokus selama mengikuti kompetisi.

“Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan kemampuan terbaiknya. Target 10 besar menjadi motivasi bersama agar prestasi olahraga pelajar Ponorogo semakin meningkat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekda Ponorogo, Dr. Agus Sugiharto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja mempersiapkan keberangkatan kontingen, mulai dari jajaran pelatih, pengurus, pendamping hingga para atlet.

Ia berharap para atlet tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga mampu menunjukkan karakter positif selama bertanding. Menurutnya, membawa nama daerah dalam ajang olahraga tingkat provinsi merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijaga.

“Bertandinglah dengan penuh semangat dan berikan hasil terbaik. Kami berharap kontingen Ponorogo mampu mencapai target 10 besar, sekaligus menunjukkan bahwa atlet-atlet pelajar kita memiliki kemampuan dan mental yang patut dibanggakan,” pesan Agus.

Dalam arahannya, Agus juga menitipkan tiga hal penting kepada seluruh anggota kontingen. Pertama, menjaga sportivitas dengan menghormati keputusan wasit, menghargai lawan, serta menjunjung tinggi kejujuran dalam pertandingan.

Kedua, membangun mental juara dengan tidak merasa gentar menghadapi siapa pun. Para atlet diminta menunjukkan karakter masyarakat Ponorogo yang tangguh, berani, disiplin, dan pantang menyerah hingga pertandingan berakhir.

Ketiga, menjaga kesehatan dan kekompakan tim. Padatnya jadwal pertandingan menuntut para atlet untuk mengatur kondisi fisik dengan baik serta menjaga solidaritas agar dapat tampil optimal.

Melalui keikutsertaan dalam POPDA dan PEPARPEDA Jawa Timur 2026, Pemkab Ponorogo berharap lahir prestasi baru dari para atlet pelajar. Selain mengejar target 10 besar, ajang ini diharapkan menjadi sarana pembinaan untuk mencetak atlet berpotensi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi serta mengharumkan nama Kabupaten Ponorogo.(*)