Tak Hanya Tahap VII, Kodim Ponorogo Mulai Garap Dua Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII

|
01 November 2026
|
Tak Hanya Tahap VII, Kodim Ponorogo Mulai Garap Dua Jembatan Perintis Garuda Tahap VIII

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Pembangunan infrastruktur untuk membuka akses masyarakat terus dikebut Kodim 0802/Ponorogo. Di tengah pengerjaan lima titik Jembatan Perintis Garuda tahap VII tahun 2026 yang sebagian besar telah melampaui progres 50 persen, Kodim Ponorogo kini mulai menggarap dua jembatan tambahan dalam program tahap VIII.

Dua jembatan tersebut berada di Sungai Kedung Bunder, Dukuh Kori Kidul, Desa Kori, Kecamatan Sawoo, serta Sungai Pinggirsari, Dukuh Karangrejo, Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko. Pengerjaan keduanya dimulai sejak 28 Oktober 2026, dengan melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat.

Berdasarkan laporan progres terakhir, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Kori, Kecamatan Sawoo, telah mencapai 2,19 persen. Sementara itu, jembatan di Desa Ngadirojo, Kecamatan Sooko, mencatat progres sebesar 3,18 persen.

Saat ini, pekerjaan masih berfokus pada tahap awal, meliputi pembersihan lingkungan sekitar jembatan, pemasangan bouwplank, serta penggalian pondasi. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan proses pembangunan selanjutnya berjalan sesuai perencanaan.

Sementara itu, lima titik Jembatan Perintis Garuda tahap VII yang lebih dahulu dikerjakan menunjukkan perkembangan cukup signifikan. Seluruhnya telah melewati progres 50 persen, bahkan beberapa titik dilaporkan sudah mendekati penyelesaian dengan capaian di atas 80 persen.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada satuannya untuk mengerjakan pembangunan jembatan dalam dua tahap sekaligus pada tahun ini.

“Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini Kodim 0802/Ponorogo mendapatkan proyek pembangunan Jembatan Perintis Garuda tahap VII dan tahap VIII,” ungkapnya.

Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab yang harus dijawab dengan kerja maksimal. Karena itu, seluruh personel yang terlibat diminta menjalankan tugas secara profesional dan penuh tanggung jawab agar pembangunan dapat diselesaikan dengan hasil yang optimal.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan penghargaan bagi Kodim 0802/Ponorogo. Tentunya harus diimbangi dengan kinerja maksimal dan penuh tanggung jawab, sehingga seluruh proyek, baik tahap VII maupun tahap VIII, dapat selesai dengan baik dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Ponorogo,” tegasnya.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, sekaligus mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Keberadaan jembatan juga menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta kegiatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.

Melalui sinergi antara TNI dan masyarakat, Kodim 0802/Ponorogo berupaya memastikan pembangunan infrastruktur tersebut tidak sekadar menjadi proyek fisik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi warga yang membutuhkan akses penghubung yang lebih aman dan memadai.(*)