Dikebut! Lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di Ponorogo Terus Menunjukkan Progres

|
09 Oktober 2026
|
Dikebut! Lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII di Ponorogo Terus Menunjukkan Progres

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Pembangunan lima unit Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Tahun 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Ponorogo terus dikebut. Hingga Kamis (8/10/2026), progres pengerjaan di masing-masing lokasi menunjukkan capaian yang berbeda, dengan persentase tertinggi mencapai 74,08 persen.

Program pembangunan jembatan tersebut dilaksanakan di lima titik yang berada di wilayah teritorial Kodim 0802/Ponorogo. Keberadaan jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi warga.

Adapun lima lokasi pembangunan meliputi Jembatan Perintis Garuda di Sungai Bengawan, Dukuh Wotmangu, Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo. Kemudian, jembatan di Sungai Swiyu, Dukuh Bondalem, Desa Tanjunggunung, Kecamatan Badegan, serta jembatan di Sungai Keyang Atas, Dukuh Kendal, Desa Bareng, Kecamatan Pudak.

Pembangunan juga berlangsung di Sungai Tempuran, Dukuh Tanjungrejo, Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong. Sementara satu lokasi lainnya berada di Sungai Tamba, daerah aliran sungai (DAS) Solo, Dukuh/Desa Besuki, Kabupaten Ponorogo.

Dalam pelaksanaannya, anggota Kodim 0802/Ponorogo, khususnya personel Koramil yang membawahi wilayah pembangunan, terus berupaya mempercepat pengerjaan. Mereka bekerja bersama masyarakat dan unsur terkait melalui semangat gotong royong agar pembangunan dapat berjalan sesuai target.

Meski dikerjakan secara bersamaan, capaian pembangunan di setiap lokasi tidak sepenuhnya sama. Sejumlah faktor turut memengaruhi kecepatan pengerjaan, mulai dari kondisi medan, kebutuhan teknis dan desain konstruksi, keadaan lingkungan serta cuaca, hingga ketersediaan material dan logistik pendukung.

Berdasarkan data progres per Kamis (8/10/2026), pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Nambangrejo, Kecamatan Sukorejo, telah mencapai 74,08 persen. Capaian tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan empat lokasi lainnya.

Selanjutnya, pembangunan jembatan di Desa Tanjunggunung, Kecamatan Badegan, mencapai 66,13 persen. Sementara pengerjaan di Desa Bareng, Kecamatan Pudak, tercatat sebesar 32,76 persen.

Adapun pembangunan jembatan di Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, telah mencapai 35,82 persen. Sedangkan jembatan di Desa Besuki tercatat mencapai 34,31 persen.

Komandan Kodim 0802/Ponorogo, Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga memiliki peran penting dalam membuka akses antardaerah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta menunjang berbagai kegiatan produktif.

Kodim 0802/Ponorogo, lanjutnya, berkomitmen mendukung pelaksanaan program strategis pemerintah tersebut dengan mengoptimalkan peran personel di lapangan serta memperkuat kerja sama bersama masyarakat dan unsur terkait.

Pengalaman dari pembangunan jembatan yang telah rampung sebelumnya juga menjadi gambaran pentingnya keberadaan infrastruktur tersebut bagi masyarakat. Selain menunjang transportasi, jembatan dapat mempermudah akses warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan ekonomi.

Dengan terus berlangsungnya pengerjaan lima Jembatan Perintis Garuda Tahap VII ini, diharapkan seluruh pembangunan dapat diselesaikan dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Ponorogo, khususnya warga yang selama ini membutuhkan akses penghubung yang lebih memadai.(*)