30 Reyog Obyog, Isi Peringatan Wetone Reyog Obyog Kademangan Surukubeng Ponorogo

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – 30 Reyog Obyog mengikuti Gumelare Reyog Kademangan Kutu sebagai peringatan lahirnya Reyog Obyog di Kademangan Kutu yang sekarang menjadi Desa Kutu Kulon dan Kutu Wetan Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo. Acara kirab dimulai dari Desa Kutu Kulon ke Desa Kutu Wetan di Rumah Tony Sumarsono, Kadin DPMD Kabupaten Ponorogo. Sabtu, (4/7).
Masyarakat tumplek bleg menyaksikan kirab dan pagelaran Reyog Ponorogo, mulai dari tampilan Reyog Mini, dengan pemain anak-anak sampai dewasa. Hal ini mencerminkan bahwa Seni Reyog Ponorogo hidup lestari di semua usia.
Camat Jetis, Yusuf Dharmadi Jaya Prabowo mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai peringatan lahirnya Reyog Obyog di Kademangan Kutu, dan sebagai langkah melestarikan Seni Reog Ponorogo yang sekarang sudah masuk di Warisan Budaya Tak Benda UNESCO.
“Reyog Ponorogo bukan hanya merupakan kesenian kebanggaan Kabupaten Ponorogo, tapi sudah menjadi kebanggaan dunia internasional,” ungkapnya.
Untuk itu maka semua masyarakat wajib terus mewariskan Seni Reyog Ponorogo kepada anak cucu. Kesenian Reyog Ponorogo tidak hanya sebagai tontonan namun bisa dijadikan tuntunan peradaban yang membawa Ponorogo dikenal hingga dunia internasional.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi simbol sejarah atau wujud nyawijinya Desa Kutu Kulon dan Desa Kutu Wetan menjadi satu kesatuan yang utuh, ini sesuai dengan sejarah bahwa kedua desa Kademangan kutu, bahwa kedua desa tersebut dulunya adalah satu Kademangan yakni Kademangan Kutu.
“Ayo terus kita lestarikan Seni Reyog Ponorogo sebagai tontonan dan tuntunan untuk generasi muda kita, sehingga Seni Reyog Ponorogo akan terus hidup dan berkembang, Reog itu menyatukan masyarakat,” tegasnya.
Sementara salah satu yokoh masyarakat (tomas), Didik mengatakan bahwa lahirnya atau wetone Reyog Obyog di Kademangan Kutu atau Kademangan Surukubeng yang Sekang menjadi Desa Kutu Kulon dan Kutu Wetan adalah pada tanggal 17 Muharram, jadi hari ini merupakan peringatan hari lahirnya Reyog Obyog di Kademangan Surukubeng.
“Kita peringati wetone Reyog Obyog di Kademangan Surukubeng, dengan arak-arakan 30 Reyog Obyog dari Desa Kutu Kulon ke Kutu Wetan,” pungkas Didik, Tokoh masyarakat Desa Kutu Kulon, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. (*)