UKT PSHT Balong Digelar, 111 Siswa Diuji Fisik hingga Ke-SH-an, Ini Pesan Ketua Cabang

UKT PSHT Balong Digelar, 111 Siswa Diuji Fisik hingga Ke-SH-an, Ini Pesan Ketua Cabang

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Sebanyak 111 siswa Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Balong, Cabang Ponorogo, mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) dari sabuk polos menuju sabuk jambon di SDN Bajang, Kecamatan Balong, Minggu (13/9/2026).

Dalam ujian tersebut, para siswa mengikuti berbagai materi, mulai dari kemampuan teknik pencak silat, pemahaman ke-SH-an hingga ketahanan fisik. Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dengan pengawasan pelatih dan pengurus ranting. Pengamanan juga melibatkan PAMTER, Polsek Balong, dan Koramil Balong.

Ketua PSHT Ranting Balong, Sumani, mengatakan UKT bukan sekadar mengukur kemampuan bela diri, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan mental, etika, dan karakter siswa.

“UKT ini merupakan tahap awal untuk menjadikan siswa PSHT menjadi bagian dari keluarga PSHT. Selain itu, UKT juga menjadi momen evaluasi diri dan memupuk rasa persaudaraan,” ujar Sumani.

Ia berpesan agar para siswa tetap rajin berlatih setelah mengikuti ujian, sekaligus menjaga adab, tata krama, serta nama baik organisasi.

“Setelah ini harus semakin giat berlatih agar kemampuan terus terasah. Patuh kepada pelatih, jaga adab dan tata krama, serta jaga nama baik organisasi,” pesannya.

Menurut Sumani, seorang pesilat tidak cukup hanya menguasai teknik. Sikap dan budi pekerti juga harus menjadi perhatian agar sejalan dengan tujuan PSHT dalam mendidik manusia berbudi luhur.

Pelaksanaan UKT di Balong turut dikunjungi Ketua PSHT Cabang Ponorogo, Moh. Komarudin, S.Ag., M.Si. Kunjungan tersebut merupakan yang keempat setelah sebelumnya ia memantau UKT di Ranting Mlarak, Jetis, dan Bungkal.

Komarudin menyampaikan bahwa UKT digelar serentak pada 12 dan 13 September 2026 di seluruh ranting dan komisariat PSHT di Ponorogo.

“Kalian adalah orang pilihan. Tuntaskan seluruh tahapan, jadilah yang terbaik di lingkunganmu. Jadilah contoh yang baik, terdidik dan terpimpin, sehingga menjadi tahu arti persaudaraan di PSHT ini,” tuturnya.

Ia berharap PSHT terus berkembang sebagai organisasi yang kuat dan berkarakter, sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui nilai persaudaraan, nasionalisme, dan ajaran budi luhur.

Melalui UKT tersebut, para siswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan bela diri yang baik, tetapi juga mampu menjaga persaudaraan, beretika, berprestasi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)