Lolos Verifikasi, Desa Bangsalan Ditetapkan sebagai Desa STBM 5 Pilar Paripurna

SIMETRIS NEWS, PONOROGO – Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo melalui Tim Kerja Kesehatan Lingkungan melaksanakan verifikasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Desa Bangsalan, Kecamatan Sambit, Kamis (30/7).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Rofiqul Huda, Staf Tim Kerja Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo. Dalam pelaksanaan verifikasi, tim melakukan pemeriksaan terhadap 40 rumah dari total 524 rumah tangga di Desa Bangsalan sebagai sampel untuk menilai penerapan lima pilar STBM.
Verifikasi dilakukan guna memastikan masyarakat telah menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, khususnya dalam penggunaan jamban sehat, kebiasaan cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum dan makanan rumah tangga, pengelolaan sampah, serta pengelolaan limbah cair rumah tangga.
Rofiqul Huda menjelaskan, verifikasi ini bertujuan mencocokkan kondisi di lapangan dengan data yang telah dilaporkan pemerintah desa. Hasil verifikasi nantinya menjadi dasar evaluasi sekaligus penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan Desa Bangsalan sebagai desa yang memenuhi indikator STBM.
“Kami melakukan verifikasi terhadap 40 rumah sebagai sampel untuk memastikan penerapan lima pilar STBM telah berjalan dengan baik. Kegiatan ini juga akan dinilai tidak hanya di tingkat Kabupaten Ponorogo, tetapi berlanjut hingga tingkat Provinsi Jawa Timur. Karena itu, seluruh indikator harus benar-benar terpenuhi,” ujarnya.
Selain verifikasi, masyarakat juga diedukasi mengenai pengelolaan limbah rumah tangga yang bernilai ekonomis. Salah satunya dengan mengumpulkan minyak jelantah dari rumah tangga. Minyak jelantah yang terkumpul nantinya dapat dijual dengan harga sekitar Rp6.000 per liter dan selanjutnya akan diolah menjadi bahan baku biodiesel.
Berdasarkan hasil verifikasi dan pendataan yang telah dilakukan, Desa Bangsalan ditetapkan sebagai Desa STBM 5 Pilar Paripurna ke-115 dari total 307 desa/kelurahan di Kabupaten Ponorogo. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah desa bersama masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Bangsalan tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, Puskesmas Sambit, kader kesehatan, serta unsur terkait lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat tidak hanya semakin peduli terhadap sanitasi lingkungan, tetapi juga mampu memanfaatkan limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai ekonomi sekaligus ramah lingkungan. (*)